Kakak-Beradik Pemain Bola yang Membela Beda Timnas

Ada banyak kakak-beradik sesama pemain bola yang memiliki satu tujuan dan satu pilihan yang sama khususnya dalam hal pemilihan tim nasional. Sebut saja Gary dan Phil Neville, Brian Micheal Laudrup, Ronald dan Frank de Boer, serta Eden dan Thorgan Hazard. Tapi ternyata ada juga kakak-beradik yang memiliki perbedaan pilihan dalam hal membela tim nasional. Mereka memilih negara yang berbeda karena berbagai alasan masing-masing.

Kriteria FIFA, bakat, permasalahan keterikatan, atau pun permasalahan internal induk sepakbola dalam suatu negara menjadi faktor si pemain memilih negara yang akan dibelanya. Sebut saja contohnya Kevin Prince Boateng yang memilih Ghana dan Jerome Boateng yang membela timnas Jerman. Kedua negara pernah bertemu di pertandingan resmi, kedua pemain pun bermain profesional layaknya pemain lainnya.

Berikut adalah kakak-beradik dalam sepakbola yang membela timnas yang berbeda dalam ajang internasional:

1. Christian Vieri (Italia) dan Massimilano Vieri (Australia)
Yang satu merupakan ikon Intermilan dan striker yang menakutkan dari Italia pada jamannya. Vieri memilih memperkuat timnas Italia dengan mencetak 23 gol dari 43 pertandingan antara tahun 1997 sampai 2005. Sedangkan saudaranyam Massimilano Vieri, menghabiskan sebagian besar kariernya di Serie B dan dipanggil oleh Australia pada tahun 2004. “Bobo” Vieri sebenarnya juga sempat didekati oleh pelatih Australia tahun 90-an, Eddie Thompson namun ditolak. Massimilano Vieri yang mungkin sadar kariernya tak sehebat Christian, langsung menerima tawaran itu dan memilih memperkuat Australia ketimbang tak pernah dipanggil Italia.

2. Thiago Alcantara (Spanyol) dan Rafinha Alcantara (Brasil)
Kedua pemain ini adalah lulusan dari La Masia. Mereka sempat membuat debut untuk tim Barcelona B sebelum akhirnya dipanggil ke tim utama.

Thiago dianggap mempunyai nilai lebih sebagai playmaker kreatif dan keunggulan tekniknya. Ia mengikuti Pep dari Barca ke Bayern Munchen dan menjadi sosok penting di klub Jerman tersebut. Sedangkan Rafinha mengikuti sejak sang kakak melakukan debut senior untuk Barcelona pada tahun 2011.

Bakatnya tak kalah mengesankan, bahkan ia tampil menakjubkan saat bersama Celta Vigo di musim 2013-14. Sempat mewakili Spanyol junior dalam kariernya, tapi akhirnya ia memilih membela Brasil dengan mengklaim bahwa dilahirkan di Sao Paolo.

3. Mathias, Florentin (Guinea) dan Paul Pogba (Prancis)
Ketiga saudara ini sangat unik karena memilih timnas yang berbeda. Florentin Pogba sempat mewakili Prancis U-20, namun akhirnya dipanggil dan memilih ke Guinea karena sejak awal ini adalah mimpinya. Begitu pula dengan Mathias yang sudah bermain tiga kali untuk timnas Guinea.

Jalan berbeda kemudian diambil Gelandang setan merah ini. Ia memilih untuk membela timnas Prancis sejak tahun 2013 dan sudah bermain sebanyak 49 kali.

Sebenarnya mungkin masih ada beberapa pemain kakak-beradik pemain bola yang membela timnas berbeda. Tapi untuk saat ini saya hanya bisa menuliskan informasi di atas yang saya ambil di liputan6.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *